Sebagai peringatan World Heart Day, CIMSA berkolaborasi dengan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) untuk menginisiasi pencarian talent atau duta edukasi dari mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan gerakan dan usaha promosi dan pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah dari mulai tingkat daerah hingga tingkat nasional. Tema “Use Heart to Connect” dibawakan dengan maksud untuk memaknai pentingnya memberikan pengetahuan, kasih sayang, dan pengaruh dari mulai diri sendiri, orang yang terdekat, hingga komunitas masyarakat agar memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan yang sehat jantung. Harapannya, walaupun dalam kondisi pandemi dan krisis kesehatan yang sedang terjadi, Duta Edukasi Jantung dan Pembuluh Darah tetap dapat mendorong dan memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah siapa saja dan di mana saja dengan memanfaatkan kemajuan digital.
Tahap pertama dilakukan dengan membuka pendaftaran Duta Edukasi Jantung dan Pembuluh Darah bagi mahasiswa kedokteran Indonesia yang tertarik dengan isu kesehatan khususnya permasalahan kardiovaskular. Setiap tim yang terdiri dari dua mahasiswa kedokteran berasal dari universitas yang sama (satu perempuan dan satu laki-laki) diminta untuk menyusun rancangan proyek edukasi, promosi, dan pencegahan penyakit kardiovaskuler di Indonesia. Rancangan proyek kemudian dipresentasikan kepada dewan juri pada preliminary round untuk selanjutnya diseleksi menjadi peserta finalis.

Grand Final diikuti oleh lima tim atau pasangan yang lolos seleksi pada tahap penyusunan plan of action untuk memperebutkan juara 1, 2, 3, harapan 1 serta harapan 2. Grand Final dilakukan melalui uji dan tes pengetahuan seputar penyakit jantung dan pembuluh darah dengan metode cerdas cermat. Pemenang mendapatkan piagam sertifikat dan uang tunai dan menjadi bagian dari tim Komunikasi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.
Pada 18 Agustus hingga 28 Oktober 2021, program pencarian duta edukasi jantung dan pembuluh darah ini berhasil diikuti oleh 21 tim hingga masa final. Dengan itu, diharapkan bahwa program ini mampu membentuk kader pemuda peduli kesehatan kardiovaskular di Indonesia untuk mengedukasi upaya promosi dan prevensi penyakit kardiovaskular serta mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan edukasi dan promosi terkait pencegahan penyakit kardiovaskular.