WAD - SCORA CIMSA UNAIR

WAD - SCORA CIMSA UNAIR

image

WAD

(World AIDS Day)

SCORA CIMSA UNAIR

World AIDS Day (WAD) merupakan program kerja yang rutin diadakan setiap tahun oleh SCORA CIMSA UNAIR. Perayaan WAD tahun 2019 kali ini mengangkat tema “HIV & AIDS dan Kaitannya dengan Comprehensive Sexuality Education”. Terdapat tiga rangkaian acara WAD 2019, yakni LPET, ground campaign di Car Free Day Darmo, dan intervensi di kelurahan Kedungdoro. 

Persiapan WAD 2019 sebelum acara meliputi mengadakan kerja sama dengan Inti Muda Surabaya selaku komunitas populasi kunci, PERDOSKI cabang Surabaya selaku pemberi materi saat intervensi, dan Puskesmas Kedungdoro selaku penyedia layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT). Kendala komunikasi adalah kendala utama yang kami temukan saat berhubungan dengan pihak eksternal, terutama dalam hal pengurusan VCT karena harus meminta disposisi dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

     

Rangkaian acara pertama dari WAD 2019 berupa LPET (Local Peer Education Training), yakni pemaparan materi terkait tema WAD 2019. Pada saat LPET, antusiasme peserta yang merupakan Newbies SCORA CIMSA UNAIR 2019 cukup baik, namun masih di bawah target. LPET ini dihadiri oleh 20 Newbies SCORA CIMSA UNAIR 2019. Kendala yang dihadapi terjadi karena LPET dilaksanakan bersamaan dengan beberapa kegiatan lain sehingga beberapa mahasiswa berhalangan hadir. 

Setelah mendapat materi pada LPET pada tanggal 6 Desember 2019, kami mengadakan ground campaign di Car Free Day Raya Darmo. Pada kesempatan ini, kami memberi edukasi kepada masyarakat menggunakan media berupa poster. Pelaksanaan edukasi kepada masyarakat di Car Free Day merupakan inovasi pada WAD 2019, mengingat pada perayaan WAD 2018 tidak diadakan ground campaign dengan target masyarakat yang hadir di Car Free Day.

Rangkaian acara terakhir dari WAD 2019 berupa intervensi yang diadakan pada tanggal 14 Desember 2019 di Kelurahan Kedungdoro. Pada intervensi ini kami mengundang komunitas Inti Muda, siswa SMK PGRI 4, puskesmas remaja Kedungdoro dan beberapa masyarakat Kedungdoro untuk mendapatkan materi yang diberikan oleh Dr. Febrian Renatasari, Sp.KK., dari PERDOSKI Surabaya dan untuk memeriksa status mereka melalui VCT oleh Puskesmas Kedungdoro.

Harapan kami untuk perayaan WAD 2020 adalah semoga panitia dan peserta dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dari mengikuti acara tersebut. Melihat masalah yang sama dari tahun ke tahun, semoga kepanitiaan selanjutnya dapat mempunyai inovasi agar peserta VCT dapat memenuhi target dan WAD dapat menjadi suatu acara yang menarik dan mengedukasi bagi semua pihak yang mengikutinya. Terakhir dengan diadakannya perayaan WAD, diharapkan acara ini dapat selalu menjadi bagian dari tindakan promotif dan preventif dalam pencegahan distribusi penularan dan eradikasi stigma dari HIV dan AIDS.

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close
Top