SEKOLAH LENTERA - SCORA CIMSA UNS

SEKOLAH LENTERA - SCORA CIMSA UNS

image

Sekolah Lentera

SCORA CIMSA UNS

HIV & AIDS adalah penyakit yang menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Diskriminasi sering terjadi kepada pengidap HIV baik muda maupun tua (ODHA atau ADHA). Oleh karena Itu, tugas kami sebagai mahasiswa kedokteran adalah menyebarkan Informasi update dan faktual kepada masyarakat.

Di kota Surakarta sendiri pemahaman mengenai HIV dan AIDS masih sangat kurang. Hal tersebut terlihat jelas dengan adanya kasus pengusiran ADHA di lingkungan tempat tinggal dan sekolahnya, menjauhi ODHA maupun ADHA secara langsung dengan mengucilkan mereka dilingkungan masyarakat dan masih banyak lagi.

      

Padahal berdasarkan kenyataannya HIV tidak semudah Itu menular kepada seseorang. Jarum suntik dan hubungan seksual merupakan cara penyebaran HIV tersering. Namun, berpegangan tangan, menggunakan perlengakapn sehari hari bersamaan sampai berciuman tidak akan menyebakan seseorang tertular dengan HIV.

Sekolah Lentera adalah satu langkah nyata yang dilakukan SCORA CIMSA UNS untuk Ikut serta menyelesaikan  kesalahan pahaman  mengenai HIV dimasyarakat. Tahun ini Sekolah Lentera diadakan pada tanggal 22 November 2019.

Kesempatan ini adalah pertama kalinya sekolah lentera diadakan, fokus tahun ini adalah mensosilisasikan kepada siswa SMAN di kota surakarta. Sekolah terpilih adalah SMAN 7 Surakarta, acara berlangsung  dengan antusiasme para siswa yang tinggi. KPA selaku pihak eskternal yang bekerja sama dengan SCORA untuk memberikan penyuluhan mengenai HIV &AIDS.

KPA Kota Surakarta memberikan pemahaman mendalam mengenai HIV & AIDs kepada para siswa untuk menepis stigma buruk yang terlanjur berkembang di masyarakat.

pembukaan dilakukan oleh pihak SMA 7 Surakarta yang diwakili oleh Bapak Hasto yang menyambut hangat SCORA cimsa UNS dan KPA untuk berbagi informasi mengenai HIV. Sebelum sosialisasi dilakukan pemberian pretest dilakukan dengan maksud mengukur kesuksesan Sekolah Lentera.

Penyuluhan dilakukan 30 menit oleh KPA Kota Surakarta, disini KPA menjelaskan secara detail mengenai apa itu HIV hingga penularan HIV yang menjadi momok takut masyarakat. Para siswa antusias untuk mendengarkan dan bertanya mengenai materi yang disampaikan.

Sesi kedua adalah SWG (Small Work Grup) disini 40 siswa yang hadir dibagi mejadi 5 kelompok untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan dari KPA untuk disebar luaskan kepada orang orang yang ada disekitarnya. Adanya SWG semakin memperlihatakan bahwa materi yang telah disampaikan KPA sudah dipahami dengan baik oleh siswa.

Tak hanya mengenai HIV &AIDS hari itu juga menjadi ajang perkenalan CIMSA UNS kepada masyarakat luas termasuk para siswa SMA. Antusiasme juga terasa saat para member SCORA menjelaskan apa Itu CIMSA UNS dan apa ranah kerja yang dilakukannnya.

Sebelum acara Sekolah Lentera berakhir, SCORA juga memberikan kesempatan bagi mereka yang tertarik untuk ingin tau lebih dalam mengenai ADHA dan ODHA untuk datang ke Rumah Lentera yang terletak di taman makam pahlawan kota surakarta. Rumah lentera juga merupakan rangkaian acara untuk menghapus stigma negatif masyarakt mengenai HIV & AIDS dalam acara WAD.

Sekolah lentera berakhir pukul 16.00. sebelum berpisah para siswa dan member melakukan foto bersama. Diharapkan kegiatan seperti Ini bisa benar benar berdampak besar untuk menghapus stigma buruk dan memberikan hak asasi yang harus diterima oleh ODHA sebagimana manusia normal lainnya.

"Yang perlu dijauhi bukan orangnya, tapi virusnya" - KPA Kota Surakarta (22 November 2019, SMAN 7 Kota Surakarta"

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close
Top