See It for What It Is

See It for What It Is

image

Merasa sedih, tidak bersemangat, performa kerja menurun, rasa cemas berlebih, kecenderungan untuk melukai diri, sampai mengambil nyawa sendiri. Rasanya hampir semua orang pernah menemui karakteristik tersebut ketika melihat konten mengenai gangguan kesehatan mental di media massa. Kabar baiknya adalah dengan banyaknya konten mengenai kesehatan mental memantik diskusi dan percakapan mengenai isu ini terutama pada media daring sehingga masyarakat semakin tidak asing dengan isu kesehatan mental. Akan tetapi, gambaran yang beredar di media massa sering kali tidak akurat sehingga merongrong besarnya dampak gangguan mental bagi kehidupan penderita, bahkan memberikan ruang untuk misinterpretasi. 

 

Misalkan pada orang dengan depresi. 

 

Perilaku yang sering ditemukan pada orang dengan depresi yang sekilas terlihat sepele tetapi berdampak luar biasa pada kehidupan seseorang adalah kehilangan motivasi maupun energi untuk melakukan sesuatu, tidak peduli sesederhana atau semenyenangkan apa kegiatan tersebut. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya sangat terlepas dari kenyataan, tenggelam dalam pikiran dan emosi negatif, terjebak dalam kotak pikiran sendiri sampai seluruh energi habis tanpa melakukan apapun. Sama lelahnya dengan melakukan aktivitas berat seharian, bedanya Anda tidak bergerak. Hobi yang biasanya menyenangkan, rutinitas yang biasanya tidak pernah terlewat, semuanya tidak ada yang bisa dilakukan, bahkan sesederhana menggosok gigi. Hal berikutnya yang Anda ketahui, pekerjaan rumah tangga terbengkalai, terakhir kali sikat gigi dipakai adalah sebulan lalu, dan tumpukan pesan atau e-mail belum dibuka. 

 

Tidak puas mengganggu diri penderitanya, depresi juga akan menggerogoti hubungan Anda dengan orang tersayang hingga merusak performa kerja. Orang dengan depresi seringkali kesulitan mempertahankan komunikasi dengan orang lain. Apalagi memberikan perhatian. Hal ini tentu saja tidak hanya berat bagi penderita tetapi juga bagi orang terdekatnya. 

 

Gambaran di atas kurang lebih merangkum setitik hal yang mungkin dialami oleh penderita gangguan mental. Akan tetapi, bagaimana dengan yang beredar di media kini?

 

Ketika seseorang tidak pernah memiliki hubungan dengan penderita gangguan mental, mereka cenderung mengandalkan informasi yang didapat dari media massa. Namun, seringkali gambaran yang ditemukan sangatlah tidak akurat dan dilebih-lebihkan. Penderita digambarkan berperilaku kejam, tidak dapat diprediksi, dan secara umum mendehumanisasikan gangguan mental sehingga menciptakan asumsi bahwa gangguan mental merupakan hal berbahaya yang harus ditakuti.  Hal seperti ini sering kali ditemukan pada film atau laporan berita. Sebaliknya, pada kampanye kesehatan mental, yang sering terjadi adalah penggambaran gangguan mental sebagai sesuatu yang superfisial dan definitif, tanpa penjelasan lebih mengenai bagaimana manifestasinya tidak selalu sama dan bagaimana dampaknya pada seluruh aspek kehidupan penderita. 

 

Lalu, bagaimana memperbaikinya?

 

Beberapa pesan kunci yang seharusnya digaungkan oleh media massa mengenai kesehatan mental meliputi:

  • Memanusiawikan gangguan mental dengan menekankan bahwa gangguan mental itu nyata, umum, dan sangat bisa diobati.

  • Mendorong orang dengan gangguan mental untuk mencari bantuan profesional karena sekedar bercerita mungkin tidak akan membuat penderita pulih sepenuhnya.

  • Memberikan harapan kepada penderita dengan menyediakan platform bagi mereka untuk menyuarakan pengalamannya sehingga mereka tidak akan merasa sendiri. 

 

Harapannya, media massa sebagai garda terdepan dalam membentuk opini publik dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai gangguan mental dan dampaknya tidak hanya bagi penderita tetapi juga bagi orang di sekitarnya. Dengan begitu, stigma yang melekat pada gangguan kesehatan mental akan memudar dan masyarakat lebih memahami kenyataan dari gangguan mental. 

 

Referensi

  1. Beyondblue.org.au. 2021. Personal stories. [online] Available at: <https://www.beyondblue.org.au/who-does-it-affect/personal-stories > [Accessed 17 April 2021]. 

  2. Medcare.ae. 2021. How depression affects you?. [online] Available at: [Accessed 17 April 2021].

  3. Srivastava, K., Chaudhury, S., Bhat, P. S., & Mujawar, S. 2018. Media and mental health. Industrial psychiatry journal, 27(1), 1–5. https://doi.org/10.4103/ipj.ipj_73_18 

 

 

Article by Ghefira Nasya N. (MCA Team 2020-2021)

Visual design by Hansel Deltino Bandaso (Media and Communication Director CIMSA 2020-2021)

 

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Error message here!

Back to log-in

Close
Top